Pura Ulun Danu Beratan Bali, Pura Diatas Danau

Pura Ulun Danu Beratan

Setelah sarapan kami melanjutkan perjalan ke tujuan berikutnya. Pantai lagi? Oh, tidak. Pantai bukanlah menjadi tujuan utama kami selanjutnya. Ya meskipun Bali memiliki banyak pantai dengan keindahannya masing-masing dan terlebih lagi banyak secret beach yang belum banyak orang tahu. Lantas tidak 16 Mengabadikan momen sunset dengan lenovo Vibe S1 Day 2 membuat kami ingin mengunjungi pantai lagi. Yang menjadi tujuan pertama ialah Pura Ulun Danu Beratan yang letaknya di daerah Bedugul, tepatnya di Desa Candikuning. Pura ini terletak di kawasan wisata Danau Beratan, yang merupakan danau terbesar di Bali. Letaknya sangat strategis, menuju ke sana sangatlah mudah, karena letaknya di pinggir jalan raya Bedugul jurusan Singaraja ke Tabanan.

Jika Anda memperhatikan gambar yang ada di uang Rupiah pecahan 50.000, nah di salah satu sisinya terpampang jelas gambar Danau Beratan. Tempat wisata ini memang meiliki daya tarik yang cukup kuat, tak heran banyak wisatawan lokal maupun internasional mengunjungi tempat ini. Selain keindahan alamnya, inilah sisi lain keindahan Bali dari perspektif kebudayaannya. Kami sangat beruntung berkunjung di saat yang tepat. Karena bertepatan dengan upacara adat yang sedang berlangsung. Melihat hikmatnya warga setempat sebahyang membuat kami kagum, ini adalah sebuah kearifan lokal yang hanya dimiliki oleh Indonesia, khususnya Bali. Tidak ingin melewatkan momen penting, smartphone yang kami genggam masing-masing langsung aktif mengabadikan momen tersebut.

Dengan dibekali kamera belakang 13 MP beresolusi 4128 x 3096 pixels, membuat kegiatan motret sangat menyenangkan. Saking terpesonanya dengan hasil yang sangat bagus, kecanggihan kamera yang dimiliki oleh Lenovo Vibe S1 sukses membuat kami sibuk selfie dan mengabadikan momen lainnya. Tidak melihat upacara sampai selesai, kami melanjutkan ke tempat berikutnya. Selain memiliki banyak pantai, Bali juga memiliki purapura yang tersebar disejumlah wilayah. Seperti Pura Taman Ayun yang menjadi lokasi berikutnya yang kami kunjungi. Pura yang terletak di Desa Mengwi, Kabupaten Badung ini merupakan hasil peninggalan dari kerajaan Mengwi. I Gusti Agung Putu yang merupakan Raja Mengwi membangun Pura ini pada 1556 saka atau 1634 masehi.

Cukup dengan membayar tiket Rp 10.000 bisa melihat bagaimana eksotisnya pura peninggalan aman dulu. Kami dibuat hening melihat bangunan yang sangat indah dan lingkungannya sangat terawat. Ditambah situasi yang saat itu sedang sepi pengunjung semakin terasa kesakralan pura ini. Perjalanan di hari kedua ini diakhiri makan malam di Ayodya Resort, Nusa Dua, Bali. Meskipun malam itu suasananya sangat gerah, tapi disegarkan oleh pertunjukan Tari Pendet yang khusus disuguhkan untuk pengunjung Ayodya Resort.

Tari Pendet ini selalu di suguhkan setiap hari, bahkan saat resort ini sedang mati listrik tetap menyuguhkan tarian tersebut. Gelap donk di resort pas listrik mati ? Tentu tidak, resort ini telah dilengkapi genset solar yang kapasitasnya besar sehingga dapat memenuhi kebutuhan listrik pada resort tersebut selama berjam-jam. Genset yang digunakanpun tidak sembarangan, resort ini menggunakan genset yanmar dari jepang yang kualitasnya bagus.

Tidak sulit untuk membeli genset di bali, sebab toko jual genset yanmar di denpasar ada di setiap daerah. Jika anda tidak menemukan tokoknya, warga sekitar siap memberikan informasi petunjuk jalan dimana toko tersebut berada.