Pergerakan Antara Toyota dan Daihatsu

Strategi Toyota Avanza Semakin Agresif

Setelah dinantikan cukup lama, PT Toyota Astra Motor (PT TAM) akhirnya meluncurkan Avanza terbaru. Diberi nama Grand New Toyota Avanza dan Grand New Toyota Veloz, terdapat perbedaan pada Grand New Toyota Avanza dibanding model sebelumnya. Jika sebelumnya Veloz hanya tersedia dalam pilihan 1.500 cc, kini tersedia pula dengan pilihan mesin 1.300 cc. Keduanya menggunakan mesin baru 1NR-VE 1.329 cc 96,5 dk dan 2NRVE 1.496 cc 104 dk dengan teknologi dual VVT-i dan drive-by-wire. Selain mesin, ubahan baik di eksterior, interior, suspensi dan peredaman kabin juga dilakukan. Terdapat perbedaan tampilan eksterior antara Avanza dan Veloz.

Avanza tampil menawan berkat penggunaan desain gril dan bumper ala trapezoidal. Tapi tampak lebih agresif dibanding model sebelumnya. Sedangkan Avanza Veloz lebih berani dengan desain X-Shape seperti digunakan beberapa produk Lexus. Keduanya juga menggunakan desain kap mesin dan lampu yang berbeda dengan generasi sebelumnya. Khusus untuk Veloz 1.5, sudah mengusung lampu jenis proyektor. “Dengan berbagai ubahan ini, kami optimis Avanza dan Veloz tetap bisa menjadi pilihan dan memenuhi kebutuhan konsumen di Indonesia,” tutup Suparno Djasmin, Wakil Presiden Direktur PT TAM.

Strategi Daihatsu Xenia Pun Bersolek

Seperti halnya Avanza, Daihatsu Xenia pun bersolek. Beberapa perubahan pun diterapkan PT Astra Daihatsu Motor (ADM) selaku agen pemegang merek (APM) Daihatsu, untuk menyegarkan Xenia. Yang menjadi highlight dalam perubahannya ini, Xenia lebih stylish, e­ sien, bertenaga dan nyaman. Pada peluncuran di Jakarta (12/8), Xenia hadir dengan 11 varian demi memberi banyak opsi bagi konsumen. “Kami meyakini Great New Xenia mampu meneruskan keberhasilan versi sebelumnya,” ungkap Sudirman MR, Presiden Direktur PT ADM.

Perubahan Xenia ini mencakup eksterior, interior, mesin dan ­ tur. Terlihat sekali perubahannya pada bagian depan. Xenia kini memiliki gril besar lengkap dengan bilah aksen krom, penggunaan headlamp baru dan lampu DRL. Namun sayangnya, perubahan besar tidak kami temukan pada tampilan belakang, karena hanya mengubah tampilan lampu belakang yang di tambah lens extender stoplamp dan garnis berlapis krom.

Pada interior, Xenia membawa aura dari Terios yang terlihat dari desain dasbor. Tapi kini pelipatan bangku baris kedua dan ketiga menjadi 50:50. Kami pun memberikan apresiasi untuk urusan ­fitur di Xenia. Meski tidak banyak, Xenia sudah melakukan improvement ke arah yang lebih baik. Kini Xenia dilengkapi dengan corner sensor di bagian depan dan jam protection pada kaca pengemudi. Perilaku berkendara juga turut menjadi sorotan Daihatsu.

Xenia juga menyediakan Eco indicator dan sensor pada pegal gas yang terhubung dengan ECU, untuk mengatur konsumsi BBM lebih irit. Yang menarik perhatian ialah penggunaan mesin berkode 1NR-VE berteknologi Dual-VVTi. Mesin milik Toyota tersebut memiliki kapasitas mesin 1.329 cc dengan tenaga 97 dk. Namun untuk versi 1.000 cc 3- silinder, Xenia masih mengandalkan mesin pendahulunya berkode EJ-FE.